Katakan saya penggalau nomor wahid. I just can't bear that...
*~*~*~*~*
Datang tiba-tiba tanpa diundang—itulah cinta.
Kau mungkin tak akan menyadarinya saat ia datang. Mungkin kau hanya akan sedikit bingung mengapa kau merasa jantungmu berdetak sepuluh kali lebih cepat dari biasanya. —bukan, itu bukan cardiac arrest seperti yang kau duga.
Mungkin dirimu tidak siap menerima perasaan itu. Mungkin dirimu akan bertanya-tanya mengapa kau memiliki perasaan yang menggelitik seperti itu. Dan—tentu saja—tidak akan ada yang bisa menjawabnya, ahli pelajaran eksak sekalipun.
Asal kau tahu, cinta itu bukanlah hal yang mutlak. Ia besifat kualitas, bukannya kuantitas—kutanyakan kepadamu, apa yang bisa mengukur kadar cinta dalam diri seseorang?—dan abstrak. Kau tidak akan bisa membacanya semudah kau membaca buku apa pun, kau pun tidak akan bisa menghitungnya dengan rumus-rumus matematika.
Cinta datang dan mengetuk pintu hatimu, merayap dengan perlahan dan menembus pertahanan dirimu.
—apakah kau akan menerimanya?
*~*~*~*~*
Love isn't something you can correctly guess.
Love isn't something you can easily realize.
Love is something absurd and unreasonable.
Love has no reason, 'coz if love has reasons, if those reasons go away, it will do the same...
*~*~*~*~*
Belajarlah untuk mencintai dengan sepenuh hati.
Cinta ada untuk membuat bahagia, bukannya untuk membuat sedih.
"Karena melihat seseorang yang kita cintai bahagia akan membuat kita bahagia..."—seharusnya seperti itu.
*~*~*~*~*
Dari seorang filsuf kopi yang sedang galau akan cinta.
Terima kasih telah membaca,
—mysticahime
140911.








0 komentar:
Posting Komentar