RSS

[RP fic] Little Spark That He Doesn't Want to Miss, Even A Blink


Posted Image

Little Spark That He Doesn't Want to Miss, Even A Blink


.
.

Kau bisa menganggap ini gila, sinting, semu, atau apalah; suka-suka dirimu saja, tidak ada yang akan membantah maupun memukulimu kalau kau bilang secara blak-blakan. Mungkin kau akan melongo hingga rahangmu melorot hingga menyentuh lantai, mungkin juga kau langsung pingsan karena syok berkepanjangan. Mungkin saja, mungkin, kau langsung menjerit histeris dan mengabarkan pada dunia hal yang kau ketahui saat ini lewat media sosial dan sejenisnya, dan detik berikutnya kau menonton televisi atau berselancar di dunia maya, kau akan menemukan headlines besar:

Takashima You belum pernah jatuh cinta.



Yak, yak, benar sekali. Takashima You yang member boyband kece itu. Takashima You yang piawai meliukkan persendian tubuhnya tanpa merasa kesulitan. Takashima You yang sering ngaku ganteng.

Pokoknya dia.

Nih, fakta besar: dia belum pernah sungguh-sungguh suka sama perempuan sejak lahir. Abaikan ibunya, itu sih rasa sayang pada orang tua; yang jelas dia belum pernah berdebar-debar sama satu cewek pun.

Sungguh, di saat anak-anak TK merasakan cinta monyet yang meletus layaknya gelembung sabun di udara, You malah asyik bermain dengan sepupunya yang anak dokter. Atau memanjat pohon lalu meloncat dengan ringan (yang sering bikin ibunya jantungan). Atau makan bekal teman (cowok)nya sampai anak itu menangis meraung-raung karena tidak bisa melahap apa pun. Atau dihukum guru karena selalu lupa bawa pensil warna.

Di SD, saat anak-anak lain mulai tahu perbedaan cewek dan cowok, You masih menganggap kedua jenis kelamin itu sama. Cewek-cewek masih terlihat kayak cowok dengan tubuh mereka yang belum menunjukkan tanda pubertas. Mana sampai kelas enam, masih banyak cewek yang ikut main kejar-kejaran dengan liar bersama anak cowok.

Cewek itu gak menarik, sama aja.

SMP---saat mulai ada cewek dan cowok pacaran, You mulai tahu ada perempuan cantik, tapi itu juga artis. Sebut saja Ayumi Hamasaki atau BoA---ya dia bilang cantik. Tapi sebatas itu saja, gak menjurus sampai suka dan sebagainya.

Di SMA, banyak yang mulai menyukai You (perempuan, tentu saja), tapi dia sama sekali gak tertarik dengan salah satunya atau menerima pernyataan cinta mereka. Perempuan itu cantik, dia tahu. Biar kebanyakan menutupi muka mereka dengan dempul dan coretan rias lainnya, tetap saja mereka cantik, atau berusaha untuk tampil cantik. You hargai itu, tapi dia tetap tidak merasa berbunga-bunga saat berdekatan dengan cewek mana pun.

Ia suka menggoda, membuat wajah gadis-gadis itu bersemu merah dan salah tingkah. Hanya sebatas itu, tidak berniat jadian dan sebagainya. Melihat perilaku mereka yang seperti itu merupakan hiburan lainnya, jadi ia terus melakukan flirting dengan kaum hawa. Itu yang menjadikannya dapat julukan womanizer.

Menjadi artis yang dikenal banyak orang membuat hobinya berjalan semakin lancar. Semakin banyak yang mengakuinya, menyebutnya ganteng seperti bagaimana ia selalu mendeskripsikan dirinya, semakin banyak wajah tersipu-sipu kalau ia mengedipkan mata atau sekadar melambaikan tangan.

Tetapi tetap saja tidak ada yang tersangkut di hatinya, sedikit pun.

Pernah, seorang teman SMA-nya bilang kalau You payah, tidak peka, dan culun. Pacaran saja tidak pernah, sukanya menggantung harapan wanita.

---habis mendengar itu, si teman langsung terkapar akibat tinjuan tangannya yang 'tidak sengaja' ia layangkan.

Memangnya kenapa kalau tidak punya pacar? Kan kalau teman kencan, ia punya deretan nama sebanyak dua puluh halaman HVS dengan font spasi tunggal. Biar tidak ada afeksi sama sekali, biarin. Toh dia bukannya cowok tidak laku.

Tapi kata 'payah' itu membuatnya tersadar kalau ternyata ada sisi cacat dalam dirinya. Yep, cacat karena tidak pernah benar-benar menyukai seseorang. Suka dalam artinya berdebar-debar. Serius, ia sama sekali belum pernah merasakan hal seperti itu.

Berulang kali, You mencari bagaimana sensasi cinta dalam komik-komik yang dibacanya secara gratis di toko buku, dalam fanfic yang sering dia baca di ponselnya. Tapi tetap saja ia tidak mengerti.

SUKA ITU APA?---kalau boleh berteriak, pasti ia akan memuntahkan kata-kata itu dengan lantang sampai seluruh semesta mendengarnya.

Dan saat itu datang juga: acara WinterBlossom's Life. Acara gabungan antara boyband tempatnya bernaung dan girlband di bawah manajemen yang sama.

Nah, girlband. Girl-band. Band CEWEK.

Maka, dia pun mendirikan cita-cita pertamanya soal cewek: PUNYA PACAR MEMBER BLOSSOM.

---yah sebenarnya sesederhana itu. Siapa pun gak masalah.

You hanya merencanakan punya pacar---agar tak lagi diledek oleh teman SMA-nya---hanya BERENCANA PUNYA PACAR. Pingin tahu apa yang membuat orang senang pacaran. Pingin tahu (dari si cewek) mengenai apa rasa 'suka' yang sebenarnya. Biar suatu saat nanti dia tidak kerepotan kalau merasakannya.

Sialnya, ada satu hal yang di luar perkiraannya.

...ia sama sekali tidak menyangka bahwa dia sendiri yang bakal duluan memberikan usaha lebih untuk menarik perhatian si cewek.

You memang bodoh. Bodoh sekali.

.
.
.

Namanya Cha Mi-Yoo; cukup ribet untuk dirinya yang malas mengingat nama orang. You segera menggantinya dengan nama-nama aneh buatannya. Mimiminumairdualiter, Mimiminyakgoreng, Mimimintakuebolu, dan sebagainya. Entah kenapa, You suka sekali saat-saat ia berinteraksi dengan cewek mungil itu. Melihatnya makan dengan rakus, menggembungkan pipi, cemberut, ngobrol dengan yang lain...

Tanpa sadar kedua matanya tidak mampu berkedip---seolah mereka menolek mengerjap sekali pun saat keberadaan Cha Mi-Yoo ada di sekitarnya.

Bagai pijaran kecil yang membuatnya terpesona, melupakan detik-detik untuk bernapas dan mengedipkan kedua mata barang sedetik saja. Sosok itu sepertinya tak mau minggat dari pikiran You---atau ia sendiri yang menolak untuk mengenyahkannya.

Persetan dengan segalanya: dia ini kenapa?

Kenapa pikirannya seringkali dipenuhi oleh Cha Mi-Yoo?

---apa karena cewek itu menolak di detik pertama You bilang kalau si kecil itu pacarnya?

Atau karena hal lain?

Mmm, apa pun itu, satu hal yang You tahu:

Ini kali pertamanya ia merasakan hal seperti itu.

Bisakah hal ini disebut cinta?

.
.
.

...yang pasti ia tidak ingin melewatkannya, bahkan dalam sekerjapan mata pun.


~ f i n

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 mysticahime™. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy
Presented by Blogger Templates with sponsorship from Poems